BUDIDAYA TANAMAN BUAH SAWO


Deskripsi:
  • Famili Sapotaceae.  Tanaman perennial, batang berkayu keras, dengan sistem percabangan cukup rapat dapat mencapai ketinggian 20 m.  Daun sawo berbentuk bulat memanjang, tumbuh menggerombol pada bagian ujung ranting.  Warna daun hijau mengkilap di bagian atas dan hijau muda tua kecoklatan di bagian bawah tergantung jenisnya.  Bentuk buah mulai bulat, bulat telur sampai bulat memanjang.  Warna kulit buah matang coklat, coklat kekuningan, coklat kemerahan, atau hijau.
Jenis:
  • Sawo Manila (Manilkara zapota)
    Berbentuk lonjong, daging buah cukup tebal dan banyak mengandung air.  Sawo yang termasuk kelompok sawo manila :
    • Sawo Kulon
      Buah lonjong, biji banyak, bergetah dan relatif tahan lama disimpan.
    • Sawo Betawi
      Buah lonjong besar, tidak bergetah maupun berbiji dan rasanya manis namun kurang tahan lama disimpan karena daging buah yang lembek
    • Sawo Karat
      Buah agak lonjong besar, kulit tebal dan kasar, berbintil-bintil kecil.  Dipanen dalam stadium masih mentah, bila masak di pohon akan berkerut-kerut.
    • Sawo Malaysia
      Buah lonjong besar dan rasanya manis.
  • Sawo Apel
    Berbentuk bulat atau bulat telur (mirip apel), berukuran kecil hingga agak besar dan bergetah banyak.  Sawo yang termasuk kelompok sawo apel :
    • Sawo Apel Kelapa
      Buah bulat kecil, kulit tebal, bergetah, berbiji banyak dan tahan disimpan.
    • Sawo Apel Lilin
      Buah agak besar, bulat, daging buah agak keras seperti mengandung pasir.
  • Sawo Duren (White Sapota (Ingg.), Casimiroa edulis La Llave (Latin))
    Sawo duren memiliki aroma seperti durian.  Buah bulat berukuran agak besar hingga besar, kulit buah halus dan licin, dan warna daun mirip tanaman durian.
    • Sawo Duren Hijau
    • Sawo Duren Merah
Syarat Tumbuh:
  • Dapat tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 700 m dpl.  Curah hujan 2000 mm- 3000m/tahun, suhu 22 o – 32 o C, toleran terhadap naungan.  Tanah subur, gembur, banyak mengandung bahan organik dengan pH 6-7.
Pembibitan:
  • Biji
    Pembibitan asal biji memerlukan waktu yang lama hingga siap tanam.  Selain itu tanaman yang berasal dari biji mulai berbunga pada umur sekitar 6-10 tahun.
  • Penyambungan
    Praktek penyambungan tanaman sawo masih jarang dilakukan, namun dilaporkan penyambungan sawo dengan batang bawah melali/bassi menunjukkan kecocokan namun kurang berhasil dalam produksi buah.  Mulai berbunga pada umur 4-6 tahun.
  • Pencangkokan
    Pencangkokan banyak dilakukan oleh para penangkar bibit tanaman buah-buahan.  Bibit asal cangkokan dapat mulai berbuah pada umur kurang dari setahun.
Hama dan Penyakit:
  • Lalat buah (Dacus dorsalis) dapat menyebabkan kerusakan pada buah
  • Kutu bubuk dan Aphid nerusak daun, pucuk, bunga dan buah muda.
  • Penyakit jambu (Corticium salmonicolor) mematikan cabang yang terserang
  • Penyakit bercak daun (Phaeopheospora indica)


artikel berikutnya



0 comments:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
 
Copyright © Tips Petani | Powered by Blogger | Template by Blog Go Blog